kabarjatim.eu.org - Aksi pencurian sepeda motor di area persawahan Dusun Kedok, Desa Kasri, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, berakhir gagal. Seorang pria berinisial RP (31), warga Kenjeran, Kota Surabaya, diamankan polisi bersama warga saat menuntun sepeda motor yang diduga hasil curian.
Kasi Humas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan, pencurian terjadi pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban KJ (68) sedang bekerja membuat saluran irigasi di area persawahan dan memarkir sepeda motornya tidak jauh dari lokasi.
“Korban memarkir sepeda motornya tidak jauh dari lokasi bekerja. Saat hendak melihat kendaraannya, korban mendapati sepeda motor tersebut sudah tidak ada,” kata Budiono, Senin (24/8/2026).
Sepeda motor yang dicuri merupakan Honda Vario 150 tahun 2015 bernopol N 2462 EBU. Setelah mengetahui kendaraannya hilang, korban bersama saksi melakukan pencarian hingga sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian. Polisi dan warga kemudian menemukan RP sedang menuntun sepeda motor tersebut.
Saat diperiksa, polisi mendapati rumah kunci kendaraan dalam kondisi rusak. RP kemudian diamankan, sedangkan seorang pria lain yang diduga terlibat melarikan diri.
“Pelaku diamankan karena petugas bersama warga saat kedapatan menuntun sepeda motor dengan kondisi rumah kunci sudah rusak. Saat itu satu orang lainnya yang diduga terlibat melarikan diri,” tegasnya.
Dari pemeriksaan awal, RP mengaku beraksi bersama seorang rekannya. Budiono mengatakan RP berperan memantau situasi, sedangkan rekannya diduga bertugas merusak rumah kunci menggunakan alat yang telah disiapkan.
“Setelah berhasil menguasai kendaraan, motor kemudian diberikan kepada tersangka untuk dibawa pergi. Namun belum jauh dari lokasi, aksi mereka diketahui warga sehingga tersangka berhasil diamankan,” ujar Budiono.
Polisi mengamankan satu unit Honda Vario 150, dua buah obeng, dan satu kunci busi sebagai barang bukti. RP dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Polisi masih memburu rekannya yang masuk DPO serta mengembangkan kemungkinan keterlibatan pelaku lain.
“Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lainnya. Kami juga mengimbau masyarakat agar memarkir kendaraan di tempat yang aman dan memastikan kunci serta pengaman kendaraan dalam kondisi baik,” pungkas Budiono. (Indh)
