kabarjatim.eu.org - Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menjenguk Heru Suprapto, 41, warga Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, yang menjadi korban dugaan pengeroyokan hingga mengalami pendarahan otak dan harus menjalani operasi kepala.
Heru masih menjalani perawatan di rumah sakit setelah sekitar sepekan dirawat akibat insiden yang terjadi pada Minggu (16/8/2026) dini hari. Kondisinya dilaporkan berangsur membaik setelah menjalani operasi.
Saat menjenguk korban, Ardi menyampaikan empati dan mendoakan agar Heru segera pulih. “Semoga Allah SWT beri kesembuhan kepada beliau,” kata Ardi, Senin (24/8/2026).
Ardi memastikan Polres Jombang akan menangani perkara dugaan pengeroyokan tersebut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. “Polres Jombang akan menindaklanjuti sesuai prosedur hukum,” tegasnya.
Dia berharap proses penanganan perkara dapat segera dituntaskan sehingga memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya. “Segala tindak pidana yang terjadi akan diproses secara hukum oleh Polres Jombang. Semoga Allah SWT beri kemudahan untuk segera bisa Polres ungkap kasusnya,” ujarnya.
Ardi juga mengajak masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jombang. Menurutnya, peran masyarakat diperlukan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Sebelumnya, Heru menjadi korban dugaan pengeroyokan saat berupaya melerai keributan yang melibatkan rombongan konvoi di wilayah Desa Plosogeneng. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB pada Minggu (16/8/2026).
Akibat kejadian itu, Heru mengalami pendarahan di otak dan harus menjalani operasi kepala. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit dengan kondisi yang berangsur membaik. (Ari)
