Kabar Jatim.eu.org Merupakan Media Online yang Memberikan Informasi Teraktual dan Terkini yang Terjadi di Indonesia, Terkhusus Provinsi Jawa Timur.

Kisah Jamaluddin, Guru UPT SMPN 7 Gresik yang Umrah Bersama Enam Anggota Keluarga

Jamaluddin bersama keluarga saat di tanah suci menjalankan ibadah umrah.

kabarjatim.eu.org - Keterbatasan penghasilan tidak menjadi penghalang bagi Jamaluddin, guru UPT SMP Negeri 7 Gresik, untuk menunaikan ibadah umrah bersama enam anggota keluarganya. Jamaluddin berhasil membawa istri, dua anak, serta kedua orang tua mertuanya ke Tanah Suci melalui travel PT Karila Berkah Bersama (KBB).

Jamaluddin mengungkapkan bahwa keberangkatannya bersama keluarga bukanlah hasil dari penghasilan besar, melainkan buah dari niat yang ditanamkan sejak lama dan kebiasaan menyisihkan rezeki secara konsisten.

“Kami memantapkan niat sejak lama. Setiap ada rezeki, selalu kami sisihkan. Bagi kami, yang penting rumah sudah tidak kehujanan, selebihnya bisa ditabung untuk ibadah,” ujar Jamaluddin saat ditemui usai kepulangannya di Bawean, Minggu (28/12/2025).

Ia menuturkan, niat untuk berumrah telah ia tanamkan sejak tahun 2003. Meski kebutuhan hidup terus berjalan, Jamaluddin memilih untuk mengatur keuangan keluarga dengan sederhana agar tetap bisa menabung sedikit demi sedikit.

Menurutnya, tidak sedikit orang dengan penghasilan lebih besar justru merasa berat untuk berangkat umrah karena tidak memiliki perencanaan keuangan dan niat yang kuat.

“Kalau mengikuti keinginan, harta tidak akan pernah cukup. Tapi kalau niatnya ibadah, insyaallah selalu ada jalan,” katanya.

Dalam perjalanannya, Jamaluddin dan keluarga memilih PT Karila Berkah Bersama karena faktor kepercayaan. Selain pemiliknya merupakan putra daerah Bawean yang telah ia kenal, sistem tabungan yang fleksibel tanpa batas minimal setoran dinilai sangat membantu jamaah.

“Saat pertama mendaftar, tabungan kami masih sangat kecil. Saya Rp100 ribu, istri Rp50 ribu, anak-anak masing-masing Rp10 ribu. Namun tetap diterima dan dibimbing sampai akhirnya bisa berangkat,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi pelayanan PT KBB selama pelaksanaan ibadah umrah. Menurutnya, pendampingan yang diberikan sangat maksimal, mulai dari pengaturan jadwal ibadah, konsumsi, hingga pengelolaan barang bawaan jamaah, sehingga seluruh anggota keluarga dapat fokus beribadah dengan tenang.

“Kami tidak direpotkan dengan urusan teknis. Jadwal jelas, pendampingan bagus, dan tidak ada biaya tambahan di luar yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Pesan sederhana namun penuh makna disampaikan seorang guru di UPT SMPN 7 Gresik ini, yang akhirnya mampu mewujudkan impian berumrah bersama enam anggota keluarganya. 

“Yang terpenting adalah niat dan kemauan untuk menyisihkan rezeki. Jika itu dilakukan secara konsisten, insyaallah suatu hari akan sampai juga ke Tanah Suci,” pungkasnya. 

Semoga kisah Bapak Jamaluddin bisa motivasi bagi masyarakat yang memiliki keinginan berumrah, khususnya mereka yang merasa terhambat oleh faktor ekonomi. (Hsn)

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Recent Posts